Saturday, December 21, 2013

Cara Kerja Continuously Varible Transmission (CTV) Pada Sistem Matic - ini merupakan salah satu teori yang harus dipelajari karena bagi yang hanya mengenal nama dan fungsinya saja belum bisa dipastikan dapat menjelaskan bagaimana cara kerjanya. walaupun mungkin sbagian orang ada yang bisa menjelaskan bagaimana cara kerjanya setelah mengetahui nama dan fungsinya.

Berikut ini adalah Artikel Cara Kerja Mesin Matic yang bagi anda masih sekolah jurusan mesin atau sekedar belajar mesin untuk ilmu bengkel anda silahkan di simak ulasan mengenai Artikel Cara Kerja Mesin Matic, mungkin dengan adalanya artikel berikut bisa sedikit menambah ilmu agan sekalian. banyak siswa yang menanyakan "gmana sih pak cara kerja cvt pada matic tuh? Berikut penjelasan bagaimana cvt bekerja Mungkin banyak siswa smk sekolah lain juga belum mengerti cara kerja dari mesin matik atau CVT(Continuously Varible Transmission) pada sepeda motor. Ternyata lebih sederhana dari mesin konvensional atau mesin bertransmisi. Semua komponen CVT terdapat pada boks CVT atau secara kasat mata bentuknya adalah lengan ayun sebelah kiri motor matik kita, yang terlihat begitu besar dan berat. Disitu terdapat tiga komponen utama yaitu puly depan(Drive Pulley), puly belakang(Driven Pulley) dan v-belt. Puly depan dihubungkan ke crankshaft engine(kruk-as), sedangkan puly belakang dihubungkan ke as-roda. Yang menghubungkan puly depan dan puly belakang adalah v-belt. Pada saat stationer atau putaran rendah, puly depan memiliki radius yang kecil dibandingkan dengan puly belakang atau rasio gigi ringan. Seiring dengan bertambahnya putaran mesin (rpm), maka puly depan radiusnya juga ikut membesar sedangkan puly belakang justru mengecil atau sama dengan rasio gigi berat. Untuk kerja v-belt hanya menghubungkan kedua puly tersebut agar dapat berjalan secara bergantian. Jadi saat puly depan membesar maka yang menyebabkan puly belakang mengecil adalah karena desakan dari v-belt, karena panjang v-belt selalu sama pada proses ini. Karena kerja CVT yang linear, maka mesin matik dapat menghasilkan akselerasi yang halus tanpa adanya kehilangan tenaga.

Varible Transmission (CTV) Pada Sistem Matic


Segitulah sajian kali ini tentang Cara Kerja Continuously Varible Transmission (CTV) Pada Sistem Matic, semoga bisa menambah ilmu yang bermanfaat.

0 comments:

Post a Comment

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!